Sosok Pangeran Tak Berkudaku
09-04-2016, 9:26
Asalamualaikum w.w.,
![]() |
Ayah ....
Percayalah...percayalah...
Aku tetaplah putri kecilmu yang dulu...yang manja padamu
Yang tak bisa tidur tanpa usapan tanganmu dikeningku...
Ayah...Ayahku
Maafkan...maafkan aku yang selalu membuatmu khawatir
Maafkan...maafkan aku yang selalu membuatmu khawatir
Maafkan aku jika
perubahanku terlalu cepat dan membuatmu takut
Ayah..
Ayah..
Aku memang miskin ilmu
Aku memang belum belajar agama dengan baik
Tapi Ayah..
Yang ku tahu aku harus berhijrah
Aku harus memperbaiki kesalahan2 yang dulu aku jalani
Sikapku...
Lisanku...
Akhlaqku...
Pakaianku.
Hampir semuanya yang harus ku perbaiki
Aku juga tak tahu apa dulu yang harus ku mulai
Yang ku tahu aku harus memperbaiki semuanya
Aku memakai jilbab dan kerudung itu semata mata untuk kalian juga,
Ini untuk Allah..
Tidak ayah..
Bukan karena aku gila fashion
Sehingga aku mengikuti yang sedang nge-tren sekarang. Tidak...tidak sama sekali
Ini adalah bukti cintaku padamu, pada Rabb ku.
Percayalah, Allah akan menuntunku untuk mengejarNya
Entah itu lewat siapapun yang selalu mengingatkan aku padaNya
Tetap berdoa untukku ayah..
Agar aku tidak semenakutkan yang kau bayangkan
Agar hatimu tenang,
Agar aku tetap dijalan yang benar
Tak usah khawatir ayah,
InsyaAllah kita akan terus bersama sama sampai di akhirat nanti,
di surga yang Allah janjikan untuk orang2 yang ingin taat padaNya
Ayahku , putri kecilmu sekarang sudah beranjak
dewasa...
dirimu pernah berkata “ aku merindukankan putriku
yang dulu “
tidak
ayah...putri kecilmu yang dulu dan sekarang tetaplah sama...
tapi
terkadang ada perubahan sikapku terhadapmu...
mungkin aku tidak semanja dulu, atau mungkin
karena aku terlalu sibuk dengan segala impian-impianku...
tapi percayalah ayah..aku sangat menyayangimu,
sosok pangeran tak berkuda yang Allah anugerahkan
kepadaku...
ayahku ? apakah dirimu takut akan kepergianku, tak apa ayah...putri
mu pergi untuk meraih impian-impiannya, mewujudkan target-target hidup,
ya...putri
mu ini ingin sukses semuda mungkin.
Ayahku, walau aku tampak bahagia ...tapi
sebenarnya tidak, aku sedih...karena akan meninggalkanmu
Tapi sebisa mungkin akan berusaha tersenyum, agar
tidak ada kekhawatiran untuk melepasku
Jangan menyalah artikan sikapku...aku tetaplah
putrimu yang dulu...putri mu yang terus menyayangimu,putri yang akan selalu dan
terus mendoakanmu...
By: Nil@Purb@Edelweiss

Comments
Post a Comment